Topikntb.id – Di tengah melonjaknya harga air bersih akibat dampak kenaikan BBM di wilayah Jerowaru, bantuan distribusi air dari Bank NTB Syariah menjadi penopang penting bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Program bantuan ini difokuskan di Desa Sekaroh, khususnya di sejumlah dusun yang mengalami kesulitan air bersih seperti Telone Timur, Telone Bat, dan Gubuk Jangki. Penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.
Branch Manager Bank NTB Syariah KC Selong, Alfian Irwan Adiguna, menjelaskan bahwa distribusi air bersih merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau. Program ini juga menjadi kegiatan rutin tahunan yang terus dilakukan, terutama saat kondisi kekeringan melanda.
Dalam pelaksanaannya, bantuan air disalurkan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi lapangan. Setiap harinya, Bank NTB Syariah mendistribusikan sekitar dua hingga tiga tangki air ke beberapa titik, termasuk langsung ke rumah warga dan fasilitas umum seperti tempat penampungan air serta rumah ibadah.
Pada penyaluran terbaru, jumlah bantuan meningkat signifikan hingga mencapai 10 tangki air. Distribusi tersebut dinilai mampu menjangkau lebih banyak warga, bahkan memenuhi kebutuhan air di masjid setempat yang digunakan untuk aktivitas ibadah dan mengaji.
Warga menyambut bantuan ini dengan penuh syukur, mengingat tingginya harga air bersih membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memastikan aktivitas dasar seperti kebutuhan rumah tangga dan ibadah tetap dapat berjalan.
Dengan adanya program ini, Bank NTB Syariah diharapkan terus berperan aktif membantu masyarakat, terutama di wilayah rawan kekeringan, sehingga kebutuhan air bersih tetap terpenuhi di tengah kondisi yang menantang.

Posting Komentar